
KANGJEPRET.ID— Rangkaian acara Road to Festival Fotografi Kampus (FFK) kembali digelar melalui sesi Diskusi dan Portfolio Review bersama fotografer Ryan Suherlan, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bandung dan diikuti oleh sejumlah mahasiswa perorangan mau pun yang tergabung dalam komunitas fotografi dari berbagai kampus di Bandung.
Dalam sesi tersebut, Ryan Suherlan yang dikenal melalui proyek fotografi bertajuk Saveas Memories berbagi cerita seputar perjalanan kreatifnya di dunia fotografi. Ia turut memaparkan proses kreatif dalam menghasilkan karya, termasuk pengalamannya menggeluti berbagai genre fotografi termasuk wedding.

Praktisi fotografi Ryan Suherlan memaparkan karya di luar pekerjaan sehari-harinya sebagai jurnalis foto di sela acara Road to Festival Fotografi Kampus (FFK) di Bandung, Rabu (2/9/2026). Selain diskusi acara ini menyajikan presentasi portfolio karya mahasiswa peserta sebelum didaftarkan ke ajang FFK 2026. (FOTO/ YOGI ARDHI/KANGJEPRET.ID) (Data Teknis: Xaiomi 14T)
Selain sesi berbagi cerita, acara ini juga diisi dengan sesi portfolio review. Pada sesi ini, peserta membawa dan memaparkan karya masing-masing untuk kemudian didiskusikan bersama. Sesi portfolio review ini menjadi ruang diskusi dan pertukaran perspektif antara peserta dan narasumber terkait karya-karya yang ditampilkan.
Sejumlah praktisi ikut urun rembug mengomentari karya-karya peserta. Di antaranya terdapat Ketua PFI Bandung Raisan Al Farisi, mantan ketua Wartawan Foto Bandung (WFB) Djuli Pamungkas, termasuk fotografer KangJepret.id, Yogi Ardhi.

Sejumlah Praktisi fotografi bergiliran mengiomentari portfolio peserta di sela acara Road to Festival Fotografi Kampus (FFK) di Bandung, Rabu (2/9/2026). Selain diskusi acara ini menyajikan presentasi portfolio karya mahasiswa peserta sebelum didaftarkan ke ajang FFK 2026. (FOTO/ YOGI ARDHI/KANGJEPRET.ID) (Data Teknis: Xaiomi 14T)
Sementara peserta yang datang berasal dari beberapa kampus berbeda sepertai Universitas Padjadjaran, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Universitas Pendidikan Indonesia dan STIKOM Bandung, Baik yang terafiliasi ke komunitas fotografi mau pun perorangan.
Salah satu mahasiswi peserta diskusi Devia merasakan manfaat sesi diskusi portfolio review ini. Mahasiswi Prodi Jurnalistik UIN SGD Bandung ini awalnya sempat merasa takut kalau hasil foto yang dibawa akan ‘dihakimi’ karena menggunakan kamera ponsel bukannya kamera yang lebih serius seperti kamera DSLR, dan mirrorless.
“Tapi ternyata kekhawatiran itu nggak terbukti. Saat sesi review, foto-foto yang dibawa benar-benar diapresiasi dan dibahas dengan cara yang membuat kita merasa nyaman untuk belajar,” ujarnya.

Pewartafoto Antara Foto Raisan Alfarisi membahas genre jurnalistik di sela acara Road to Festival Fotografi Kampus (FFK) di Bandung, Rabu (2/9/2026). Selain diskusi acara ini menyajikan presentasi portfolio karya mahasiswa peserta sebelum didaftarkan ke ajang FFK 2026. (FOTO/ FFK 2026) (Data Teknis: Canon R6, Canon Lens 16-35/2.9)
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Road to FFK yang digagas oleh panitia Festival Fotografi Kampus bekerja sama dengan PFI Bandung. Raisan Al Farisi mendorong peserta diskusi untuk segera mengupload karya-karyanya ke panitia lomba. Raisan pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berbagi karya dalam sesi tersebut.
Menurutnya rangkaian program Road to FFK akan berlanjut dengan agenda-agenda berikutnya, sebagai bagian dari persiapan menuju puncak acara Festival Fotografi Kampus mendatang.
Kegiatan Festival Fotografi Kampus ini masih membuka submition portfolio karya hingga 16 September nanti. FFK 2026 yang digelar untuk kali ketiga ini dibagi ke dalam empat Sub tema berbeda: Jurnalistik, Landscape, Portrait dan Street Photography.
