
KANGJEPRET.ID, – Pemandangan tidak biasa dan semrawut mewarnai kawasan wisata ikonik Jalan Braga Panjang pada Sabtu (3/1/2026). Ribuan wisatawan yang memadati kawasan warisan sejarah tersebut harus berbagi ruang aspal yang sempit dengan berbagai jenis kendaraan bermotor.
Kondisi ini terjadi akibat volume kunjungan wisatawan yang membludak di awal tahun, berbenturan dengan kebijakan lalu lintas yang tidak disangka-sangka oleh publik.
Program Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) yang biasanya rutin diterapkan setiap akhir pekan.

Pihak Pemkot Bandung memutuskan Jalan Braga Panjang tetap terbuka untuk arus lalu lintas umum pada Sabtu ini. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat bebas melintas di jalan yang strukturnya menggunakan batu andesit tersebut.
Situasi di lapangan diperparah oleh kesalahpahaman mayoritas wisatawan yang datang. Banyak pengunjung berasumsi bahwa program Braga Beken masih berlaku seperti Sabtu-Sabtu biasanya.

Mereka dengan santai berjalan kaki memenuhi badan jalan, berpose untuk foto, dan menikmati suasana tanpa menyadari bahwa kendaraan bermotor masih diizinkan melintas. Hal ini menciptakan konflik ruang yang berbahaya antara pejalan kaki dan pengendara.
Pantauan di lokasi menunjukkan betapa semrawutnya arus lalu lintas di kawasan tersebut. Pejalan kaki tampak lalu-lalang tak beraturan ke arah utara dan sebaliknya. Mereka memenuhi hampir seluruh lebar jalan. Di tengah padatnya pejalan kaki sepeda motor dan mobil wisatawan terjebak dan hanya bisa melaju perlahan.

Keadaan ini ditimpali dengan hadirnya sejumlah angkutan wisata odong-odong yang turut berusaha menembus kepadatan jalan. Dimensi kendaraan yang cukup besar membuat odong-odong tersebut kesulitan bermanuver di antara kerumunan pejalan kaki yang enggan menepi.
Para pegiat hobi dan komunitas kreatif yang biasa menjadikan Braga sebagai “studio urban mereka pun merasa terganggu. Salah seorang pehobi street photography, Kang Chem, yang tengah berburu foto di lokasi tak dapat menyembunyikan kekecewaannya. Sambil menatap nanar ke arah kerumunan pengunjung setengah berteriak, “Kembalikan Braga ku seperti dulu lagi,” ujarnya.

Pegiat street photography memotret model di tengah kerumunan warga yang berjalan di tengah Jalan Braga Bandung, Sabtu (3/1/2026). (KANGJEPRET.ID/Yogi Ardhi) Data Teknis Kamera : Xiaomi 14T

