
KANGJEPRET.ID – Massa Forum Pemuda dan Mahasiswa Islam (FPMI) menggelar unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Jumat (27/2/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk memprotes rencana keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), yang disebut sebagai inisiatif Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Massa menilai keikutsertaan Indonesia dalam BoP, termasuk rencana pengiriman militer ke Palestina di bawah komando Amerika Serikat, sebagai kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan umat Islam. Mereka menyebut langkah itu berpotensi menyeret Indonesia ke dalam kepentingan politik negara lain.
Salah seoran perwakilan Forum Mahasiswa dan Pemuda Islam Jawa Barat, Wahyu, menyampaikan bahwa aksi tersebut secara tegas menolak keterlibatan Indonesia dalam BoP dan rencana pengiriman militer ke Palestina. “Kami menolak karena itu merupakan bentuk pengkhianatan, apalagi jika berada di bawah komando Amerika. Jadi, kami menolak keterlibatan dalam BoP dan juga pengiriman militer ke Palestina,” ujarnya kepada wartawan.
Menurut Wahyu, Palestina harus dibebaskan tanpa intervensi negara lain. Ia menegaskan bahwa sikap politik Indonesia tidak seharusnya bersanding dengan Israel karena dinilai tidak akan membawa perdamaian yang adil bagi rakyat Palestina.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan empat tuntutan. Pertama, menolak kebijakan pemerintah mengirim militer atas nama Board of Peace di bawah komando Amerika. Kedua, meminta pemerintah mengambil sikap yang dinilai lebih berpihak pada perjuangan rakyat Palestina.
Selain itu mereka juga mendesak agar militer Indonesia berada dalam barisan kepentingan kaum muslimin dan berperan membebaskan tanah Palestina. Keempat, menyerukan kepada pemuda, mahasiswa, pelajar, santri, dan kaum muslimin untuk menolak segala bentuk keterlibatan pemerintah dalam Board of Peace.
Mereka menganggap solidaritas terhadap Palestina merupakan bagian dari tanggung jawab umat Islam. Ia menolak anggapan bahwa masyarakat tidak perlu mengurusi persoalan negara lain, dan menegaskan dukungan terhadap rakyat Palestina sebagai sikap moral yang wajib diperjuangkan.






